7 Formula Buka Langsung Laris

Advertisement

7 Formula Buka Langsung Laris Jaya Setiabudi

Image from youtube channel yukbisnis.com

om Jaya Setiabudi mengatakan bahwa 7 formula buka langsung laris ini bisa dipertaruhkan didepan para akademisi sebagai framework bisnis.


7 formula buka langsung laris  pada dasarnya menggambarkan tentang matrix Boston,, kalau mendalami lagi formula lengkapnya sebagai berikut :


  1. Bidik  Potensial Market
  2. Produk yang ngangenin
  3. Kemasan Pertama Diambil
  4. Merek Ngetop
  5. Saluran D=P ( Distribusi sama dengan Promosi )
  6. Penyebar Virus
  7. Pengungkit Konversi

1. Bidik Pasar Potensial


Pasar / Market dibagi menjadi 3 yaitu :
  1. Bleeding market, pasar banting-bantingan, karena banyak usaha sejenis diwadah sejenis, semisal anda mendirikan usaha laundry yang padahal di kanan kiri sudah membuka, yang awalnya harga kanan 10rb kemudian harga kiri 9500 untuk bersaing,, kemudian anda membuka harga 8000 ,, dan akan terus begitu,, begitu itulah ketika masuk dalam market yang komoditas. Supply dengan Demand bias gedean Supply-nya,,misalkan demandnya 200 dan supplynya membludak maka disitulah banting-bantingan harga terjadi alias bleeding market.
  2. Potensial market,  demand sama supply gedean demandnya,,
  3. Sleeping Market,  sedangkan sleeping market , demandnya masih belum jelas,, maka disitu kita sebagai pengejar pasar maka harus Educate karena membangun market yang belum ada, contohnya saja Aqua yang perlu 11 tahun untuk membuat pasar dan sustain sampai sekarang. Sleeping market bagus bagi yang punya amunisi dan kesabaran yang banyak.
7 formula buka langsung laris menargetkan Potensial Market, kata Kunci dari Potensial market adalah " Carilah Produk-produk yang demandnya sudah besar, namun mereknya belum terkenal" begini Contohnya  : batagor adalah produk yang bertahan lama, nah Kalo di Bandung ada brand batagor, tapi Kalo di Kota anda? nah itu merupakan Potensial market jika di kota anda belum ada brand batagor.


2. Produk yang Ngangenin


Produk yang ngangenin itu seperti apa??,, yaitu produk ente yang sudah bias kelihatan target pasarnya artinya orang yang sudah berkali2 kali beli, ini bagi yang sudah jualan,, tapi kalo yang baru mau jualan,, untuk ngetes ngangenin atau enggak maka buatlah produk testi dan sebar ke berbagai komunitas lintas usia  disini masukilah target pasar yang mampu beli yaa,, dan amati dari jauh,, jika mereka makan lagi dan lagi dan meminta kontak dll,, maka dipastikan produk testi anda ngangenin,, dan mereka adalah target pasar anda., namun ketika ada salah satu komunitas yang kelihatan tidak suka dengan produk testi maka mintalah feedback mereka.


3. Kemasan yang pertama Diambil

maksud dari kemasan yang pertama diambil bagaimana? Begini analoginya :

"Orang tidak tau produk kita enak Kecuali orang nyoba
 Orang tidak akan mencoba kecuali dia beli,
 orang tidak akan beli, kecuali dia ngambil/ menemukan,
orang tidak akan ngambil/ menemukan , kecuali dia melirik/ melihat,
Orang tidak akan melirik kalo kemasanmu tidak menarik."

kalau produk anda dijual telanjang artinya tidak menggunakan kemasan, maka pastikan bentuknya menarik.

Kalau produk anda dijual di outlet, maka outletnya harus menarik !

" Produk terbaik sekalipun, jika tidak dikemas dengan baik, siapa yang tahu?"

Dengan mengubah atau menambah kemasan, maka itu akan mengubah nasib produk anda. maka jika produk anda sudah bagus maka mungkin yang anda perlukan adalah repackaging,, dan barangkali rename,,(ganti nama).


4. Merek yang Ngetop

(Branding adalah keterlihatan, semakin terlihat brandnya maka semakin kuat brandnya)


Merek yang ngetop itu bagaimana??

  1. Sesuai dengan target pasarnya.
  2. unik
  3. Mudah diucap dan diingat.
  4. Hindari singkatan konsonan
  5. Hindari Angka
  6. Terasosiasi oleh diferensiasi
  7. kata kunci produk unggulan
"Merek yang ngetop membuat orang ingin mencoba, Produk yang ngangenin membuat orang coba lagi dan bawa teman "

Setelah Produk kalian ngangenin dengan kemasan yang menarik,, Merek yang ngetop, Baru lanjut ke Tahap Selanjutnya


5. Saluran D=P ( Distribusi sama dengan Promosi )

Low budget
Promosi menggemborkan Produk anda supaya dicari oleh target pasar anda, sedangkan Distribusi adalah menyampaikan produk anda kepada pelanggan atau konsumen anda.

Distribusi dan promosi itu ada online dan ada offine,,

Sekarang adalah eranya online,, Online sekarang di depan mata, online itu bukanlah trend namun future bahkan sekarang sudah current.




apabila ada salah hilaf dalam transkrip mohon dibantu memperbaiki dan dimaafkan.

sumber :
  1. transkrip video youtube di alamat berikut : https://youtu.be/Fki-LaaKfto ( diakses pada 22.50 WITA , 2 Februari  2019 )
Advertisement

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon